Ganti Judul dan ALt sendiri

8 Manfaat Membuat Content Plan, Bantu Visualisasikan Mimpi Seorang Bloger


Semangat pagi Junkeisea-ers, bagaimana kabarnya hari ini? Menjadi seorang bloger adalah pilihanku saat ini. Bloger bukan hanya sebagai hobi, tapi juga bisa dianggap sebagai profesi. Untuk mendukungnya, ada beberapa alat dan cara agar tetap konsisten membuat content. Salah satu cara tersebut, membuat content plan, baik secara harian, mingguan, bulanan, dan bahkan tahunan.

Membuat Content Plan, Apa Saja Tahapannya?

1. Pentingnya merencanakan dan punya tujuan, visi, misi

Junkeisea-ers, ketika bloger menulis tentu tidak terlepas dari tujuan dan misi besarnya dalam menyampaikan pesan-pesan. Apakah menghibur, menawarkan produk, membranding diri sendiri, berbagi pengalaman.


Membuat content plan tentu tidak terlepas dari tujuan besarnya ngeblog lebih dulu. Apa sih sebenarnya maunya kita? Kalau sebelumnya kita berfokus pada personal branding, ingin dikenal sebagai apa sih? Selanjutnya, membuat content plan dapat mempermudah tercapaianya tujuan tersebut. Jadi, langkah pertama dalam content plan adalah menentukan tujuan apa yang ingin dicapai.


2. Memilih Niche/Kategori Tulisan

Setelah memiliki tujuan, berikutnya adalah menentukan niche/kategori tulisan. Niche dalam blog berbagai macam ya Junkeisea-ers, bisa tentang travelling, memasak, parenting, kesehatan, pengembangan diri, ataupun lifestyle. Tapi yakinkan bahwa niche yang kita pilih memang sesuatu yang kita minati atau kita kuasai, biar enggak bingung ke depannya ya.

content-plan-junkeisea

3. Menentukan Jadwal Posting

Jadwal posting ini bisa sesuai keinginan kita, apakah harian, mingguan, bulanan, atau tema-tema tertentu mengikuti peristiwa besar misalnya Hari Raya, peringatan hari besar dan sebagainya.

4. Membuat Outline

Langkah terakhir dalam penyusunan blog plan adalah membuat outline tulisan. Dengan membuat outline akan memudahkan kita ketika menulis nantinya. Setidaknya kita telah memiliki kerangka apa yang mau ditulis. Ketika mencari referensi dan bahan bacaan yang mau dicari, kita tinggal melihat outline kita apa saja.


Manfaat Membuat Content Plan bagi Bloger

Menurut coach Marita, setidaknya ada 8 manfaat content plan bagi para bloger:

1. Membantu bloger agar konsisten posting tulisan

Dengan adanya content plan, akan membantu bloger dalam membuat jadwal postingan sehingga lebih konsisten dalam menulis.

2. Merencanakan konten yang seimbang

Dengan ini akan lebh membantu tercapainya tujuan besar dalam ngeblog. Karena dengan perencanaan di awal, kita bisa memetakan postingan mana saja yang akan ditulis dan mana yang bisa ditunda terlebih dahulu.

3. Menyediakan konten yang ditunggu pembaca

Kalau kita sudah memiliki pembaca setia, dengan content plan kita bisa jadi adalah postingan yang ditunggu-tunggu oleh mereka.

4. Menandai hari-hari yang spesial

Blog plan tentu saja akan me-reminder kita lagi tentang hari-hari spesial atau perayaan tertentu, sehingga bisa saja postingan kita akan menyesuaikan dengan apa yang terjadi pada hari tersebut.

content-plan-junkeisea

5. Memilih ide terbaik

Dari semua yang telah kita tulis sebagai bank ide, maka dengan content plan akan membantu kita memilih ide terbaik mana yang mau ditulis lebih dulu.

6. Mengurangi kebuntuan menulis

Kebuntuan dalam menulis memang sering kali momok bagi penulis. Apalagi jika kita punya kesibukan lain selain ngeblog. Maka, dengan content plan akan membantu kita mengurangi kebuntuan menulis.

7. Mencari postingan lebih cepat

Ya, kita seperti punya data-data dari postingan yang telah kita buat, sehingga apabila kedepan kita perlu mencari satu postingan tertentu, kita akan lebih mudah mencarinya.

8. Menghemat waktu

Ini tentu sangat efektif dan efisien jika kita bisa menghemat waktu. Kita bisa lebih fokus pada hal lain untuk meningkatkan performa blog kita atau kualitas blog kita, ketimbang masih mencari apa yang mau ditulis.


Membuat Content Plan, Yearly Plan, Monthly Plan, Weekly Plan, dan Daily Plan

Dalam penyusunan content plan, perencanaan blog kita akan terbagi menjadi 3 hal, yaitu tahunan/yearly content plan, bulanan/monthly content plan, weekly content plan dan daily plan.


1. Yearly Content Plan

Kembali ke tujuan awal kita ngeblog itu apa sih? Nah disini kita bisa membayangkan dan merencanakan apa yang ingin kita capai untuk tahun ini/setahun ke depan. Berapa DA/PA, DR, traffic yang ingin dicapai.

Setelah itu, kita bisa tentukan garis besar apa yang ingin dicapai untuk mendukung goal kita tersebut. Misalnya, ikut beberapa komunitas, ikut challenge, ikut pelatihan, dan sebagainya.

2. Monthly Content Plan

Selanjutnya adalah menyusun rencana blog bulanan. Kali memang lebih teknis ya Junkeisea-ers. Ini terkait dengan berapa postingan yang akan dibuat? Tema-tema apa yang akan ditulis, dan apakah ada yang istimewa dalam bulan tersebut? Agar mempermudah membuatnya kita bisa buat dalam bentuk excell atau tabel.

3. Weekly Content Plan

Rencana mingguan juga biasanya lebih spesifik pada minggu tertentu. Dlam menyusun weekly plan, kita bisa mem-break down rencana bulana kita menjadi:penentuan jadwal posting, perencanaan kategori dan tema postingan.

4. Daily Content Plan

Nah yang terakhir adalah membuat daily content plan. Dengan daily blog plan akan membantu kita menyusun kerangka tulisan agar rapi dan tidak melebar kemana-mana. Ini lebih kepada struktur dalam sebuah artikel yang akan kita posting. Misalnya: tema, keyword yang dipilih, dan gambaran satu artikel yang ingin diposting pada tanggal tersebut.

content-plan-junkeisea

Content Plan: Membantu Visualisasikan Mimpi Seorang Bloger

Menyusun content plan memang sepertinya terlihat agak ribet dan kadang kita merasa agak malas ya, teman-teman. Tetapi sebetulnya dari sini kita bisa mem-brainstorming apa yang kita inginkan dan lebih mempermudah mencapai tujuan kita. Agar kita lebih mantab lagi, memang kita harus menyediakan satu waktu khusus terkait content plan ini.

Aku pernah mengikuti sebuah vlog, yang intinya, agar kita mudah mencapai tujuan, maka visualisasikan mimpi atau tujuan kita itu. Misalnya, setahun ke depan saya pengen menjadi blog yang profesional, atau aku ingin meperoleh 1 juta pertama dari menulis! Nah, sebelum melakukan apapun, tulis keinginan itu, visualisasikan dan taruh di tempat yang kita bisa melihatnya kapanpun. Dengan ini, seperti membawa kembali semangat kita yang terkadang turun untuk ngeblog.


Penghasilan bagi seorang Bloger, Mungkinkah?

Jawabannya adalah sangat mungkin. Pada umumnya, bloger biasanya mendapatkan penghasilan dari iklan yang bersifat advertiser seperti Google Ads. Selain itu adalah kerjasama antara bloger dengan vendor seperti content placement dalam sebuah event. Dari sini sebenarnya bloger memiliki peluang penghasilan yang cukup menjanjikan.


Hal lain yang juga menantang bagi bloger adalah terkait performa blognya, seberapa sering ia menjadi rujukan informasi bagi masyarakat dalam dunia maya. Semakin sering ia dikunjungi, semakin tinggi trafficnya, dan biasanya ini menjadi satu syarat dalam penentuan rating yang akan diberikan kepada pihak ketiga.


Nah, dengan blog plan, akan membantu kita dalam meraih penghasilan sebagai bloger. Bukan tidak mungkin, dari ngeblog yang awalnya hanya hobi biasa, kita bisa mendapatkan penghasilan dari situ. Minimal, kita bisa beli minuman penyegar dari hasil kita menulis.

KESIMPULAN

Membuat content plan akan membantu kita dalam meraih tujuan kita dalam ngeblog. content plan terbagi menjadi empat, yaitu yearly plan, monthly plan, weekly plan, dan daily plan. Membuat content plan memiliki banyak manfaat bagi bloger, dan bukan tidak mungkin membantu bloger mendapatkan penghasilan sebagai bloger. Dan terakhir, dengan content plan akan membantu memvisualisasikan mimpi seorang bloger. Gimana Junkeisea-ers, sudah siap menyusun content plan?




2 comments

  1. Ternyata banyak peluang bagi seorang blogger berpenghasilan ya kak... Semangat kak....

    ReplyDelete
  2. Dulu pernah bikin content plan, malah bertahan beberapa minggu, karena sering molor juga.
    Akhirnya cuman nulis ide-idenya aja tanpa aku schedulling

    ReplyDelete