Ganti Judul dan ALt sendiri

Pengalaman Menggunakan Canva


Semangat pagi, Junkeisea-ers. Bagaimana kabarnya Rabu ini? Apakah masih semangat? Pepatah bilang, jangan menunggu Jumat untuk menghidupkan minggumu, tapi hiduplah di Minggu itu. Nah kali ini aku ingin share sedikit pengalamanku bersama Canvaa.. Seperti apa ya, kira-kira?

Secuil Pengalaman Bersama Canva

Jujur, aku tahu Canva juga belum lama sih. Paling baru 3-4 tahun terakhir. Belum banyak pengalamanku dibandingkan para kakak2 lain yang udah pada pro!

Biasanya, aku menggunakan Canva untuk mempermanis tampilan postingan blog. Kalau menulis 800 halaman tanpa gambar itu seperti gurun pasir, panas dan gersang, hehehe.

Maka, meskipun cuma 1 gambar aku usahakan membuat gambar. Entah gambar itu pada akhirnya sebatas memindahkan judul, atau menjadi featured image saja. Setidaknya adalah.

canva-jilbabjilbabputih

Beruntung sekali, kali ini mendapat materi tentang Canva yang super bersama Coach Hamimeha. Wanita yang sehari-hari merupakan seorang pendidik, menjadi kontributor di beberapa media online lokal dan nasional sejak 2019 ini memberikan tips dan trik agar kita bisa jago desain dengan Canva.

Tips Membuat Desain Canva Ala Coach Hamimeha

Ada beberapa tips yang akan membantu kita membuat desain di Canva. Pertama, adalah dengan jalan ninja. Maksudnya adalah, menggunakan template yang sudah ada di Canva, sehingga kita lebih sedikit effort untuk membuat desain tersebut.


Dalam rangka pengaplikasian jalan ninja ini, kita juga enggak mentah-mentah banget lho Junkeisea-ers. Pastikan kita sesuaikan dengan kebutuhan, hiasi dengan beberapa elemen yang diperlukan dan simpan dengan ukuran yang kita butuhkan.

Tips Kedua adalah dengan menggunakan manual. Tips kedua ini sedikit berbeda dengan yang pertama, karena akan membutuhkan effort lebih besar tentu saja. Selain harus membuat desain dari nol, kita juga perlu keahlian yang enggak nol-nol banget.


Kalau ditanya aku lebih sering menggunakan yang mana, tentu saja jalan ninja! Huhu… Berhubung, waktuku tak banyak dan serignya mefet deadline, walhasil desain yang dibuat ya yang minimal, simple, dan tidak perlu nguprek dari nol banget. Sangat membantu sekali ya, sodara-sodara.


Fitur Apa Yang Sering Dipakai Ketika Menggunakan Canva?


Nah, berhubung aku lebih sering menggunakan jalan ninja, beberapa fitur yang sering dipakai:

1. Template


Engga bisa dipungkiri, fitur paling utama di Canva yang sering dipakai adalah Template. Di Canva akan terdapat ribuan template yang gratis maupun berbayar. Ukuran yang disediakan juga bermacam-macam, dari mulai instagram post, instagram story, poster, power point dan lain sebagainya. Bahkan untuk membuat semacam laporan dan bukupun tersedia template yang bisa kita sesuaikan sendiri.


Karena kebanyakan desain Canva yang kubuat adalah terkait blog, maka aku lebih sering menggunakan template Instagram Post. Tetapi, waktu kemarin aku membuat header blog menggunakan Canva juga dengan ukuran Facebook Cover.

2. Elemen


Setelah memilih template, berikutnya adalah elemen. Jika teman-teman menggunakan jalan ninja, ketika ada template yang tidak sesuai selera kita, bisa ditambahkan dengan elemen tertentu ya, Junkeisea-ers.

Jika teman-teman akan belajar membuat desain sendiri, maka menguasai elemen apa saja yang akan digunakan dan membiasakannya adalah wajib hehe.

Elemen yang disediakan oleh Canva beragam ya teman-teman, dari mulai yang sederhana hingga yang rumit.

3. Teks


Fitur selanjutnya adalah teks. Kita bisa menambah/mengedit teks yang ada didesain dengan fitur ini ya teman-teman. Ukuran dan jenis font bisa sangat beragam dan bervariasi.

4. Foto/Upload


Fitur selanjutnya adalah upload foto dari foto yang ada maupun yang akan kita upload sesuai keinginan kita.


Kata Kunci Apa Yang Sering Dipakai?


1. Flower


Aku lebih sering menggunakan kata kunci flower/bunga. Entahlah, karena memang desain-desain dan template yang kucari adalah bunga-bunga, hehe.


2. Minimalis


Selain bebungaan, aku juga sering menggunakan kata kunci minimalis dalam mencari template yang akan dibuat.


Tips Terakhir: Praktik!

Ini yang paling kuingat sih. Pratice makes perfect, ya Junkeisea-ers. Semakin sering praktik membuat desain, akan sering paham elemen-elemen apa yang perlu dipakai. Semakin terbiasa lah intinya.


Kelebihan Menggunakan Canva

1. Beberapa template desain gratis

Semenjak adanya Canva, kita nggak perlu membuat desain dengan aplikasi yang berat seperti Adobe Photoshop atau Corel Draw. Meskipun, ada beberapa orang yang lebih senang tetap menggunakan kedua aplikasi tersebut. Tapi dengan adanya Canva, semua orang lebih mudah membuat desain dan menyediakan akun gratis.

2. Menyediakan banyak template dengan berbagai ukuran

Selain postingan sosial media, postcard, poster, maupun flyer, Canva sangat memudahkan pengguna. Tinggal pilih aja mau bikin desain apa.

3. Tersedia fitur sharing desain

Di canva memungkinkan kita untuk membuat desain dan melakukan sharing dengan team. Caranya adalah dengan memasukkan alamat email anggota team, dan kita bisa share desain yang sedang kita kerjakan.

4. Menyimpan desain secara otomatis

Manfaat ini juga sangat membantu. Apalagi tinggal di daerah yang sering mati lampu, cukup panik kalau kita desain tiba-tiba hilang ya. Maka menggunakan Canva adalah pilihan tepat.

5. Menyediakan fitur upload gambar/logo


Kelebihan lain dari Canva adalah adanya fitur upload foto kita dan menyesuaikan dengan desain yang kita kerjakan.

Kekurangan Menggunakan Canva

Waduh, setelah membahas kelebihannya, sekarang membahas kekurangannya yak, Junkeisea-ers. Sejauh ini, kalau dari pengalaman pribadiku, kekurangannya adalah, beberapa template yang lucu-lucu harus beli. Maklum, aku hanya pengguna akun gratis wkwk. Maka pilihan template yang tersedia juga terbatas sih. Sedangkan kalau pengen template yang sudah setengah jadi dan kece biasanya harus bayar dulu atau jadi pengguna Pro dulu.


Contoh Hasil Desainku Menggunakan Canva

Berikut ini adalah contoh hasil desain menggunakan jalan ninjaku menggunakan Canva yak teman-teman. 
 
 
 
 

 

Jenis-Jenis Akun Canva

Mengutip dari website resmi Canva, ada beberapa pilihan akun untuk pengguna, yaitu Canva Gratis, Canva Pro, dan Canva untuk Tim. Kira-kira apa saja ya, perbedaannya, teman-teman?

1. Canva Gratis (Rp0,-)

Akun ini menyediakan 250.000+ template gratis dengan editor yang memudahkan pengguna. Adapun kapasitas penyimpanan di Cloud sebesar 5 GB.Selain itu, ada fitur AI dengan total penggunaan sebanyak 25 kali. Dengan akun gratis, kita bisa menerjemahkan teks di desain maksimal 50 halaman.

2. Canva Pro (Rp769.000,-/tahun untuk satu orang)

Setingkat lebih tinggi dibandinkgan Canva gratis, canva Pro menyediakan 4+ juta stok foto, video, dan audio gratis. Selain itu, font yang tersedia juga lebih dari 1.000, dan kitapun bisa mengunggah font versi kita sendiri. Kapasitas penyimpanan di Cloud sebesar 1 TB yak, temanteman.

3. Canva Tim (Rp1.900.000,-/tahun untuk 5 orang)

Ini merupakan akun paling banyak fungsinya, hehe. Harganya juga lumayan sih ya, Junkeisea-ers. Sebenarnya untuk kapasitas penyimpanan di Cloud juga sebesar 1 TB.


KESIMPULAN

Saranku, kalau teman-teman masih pemula, mending memakai akun gratis dulu saja. Sesuai kebutuhan. Tetapi jika memang perlu banyak dan akan sering menggunakan, join Canva Pro bagus juga sih. Tapi intinya adalah, Canva sangat membantu per-desain-an kita, baik itu pekerjaan, apalagi terkait kepenulisan yang sangat membutuhkan infografis yang memadai. Selain itu, tidak ada kata lain untuk cepat menguasainya kecuali latihan, latihan, latihan, dan Praktik. Semangat mencoba ya!


2 comments