Ganti Judul dan ALt sendiri

3 Cara Menerapkan Growth Mindset, Yuk Menjadi Pribadi Lebih Baik lagi


Semangat pagi Junkeisea-ers, bagaimana kabarnya hari ini? Terkadang lingkungan sekitar membuat kita kelelahan ya. Tapi jangan kawatir ya Junkeisea-ers, sesuatu yang tidak mengenakkan bagi kita belum tentu sesuatu yang merugikan. Dengan perubahan sudut pandang, kita bisa mengubahnya menjadi pengalaman luar biasa. Hingga akhirnya kita bisa membangun growth mindset dalam diri kita menjadi pribadi paripurna.

Pengertian Growth Mindset


Teman-teman sudah pernah dengar istilah growth mindset? Belakangan ini istilah ini sangat familiar ditelinga kita ya. Growth mindset selalu beriringan dengan fixed mindset. Mempelajari hal ini sangat penting bagi pertumbuhan jiwa kita dan perbaikan diri ke depan.

Mengutip dari mediaindonesia.com, growth mindset adalah cara berfikir berkembang terhadap diri sendir sehingga dapat mempengaruhi perasaan untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki.

                                      growth-mindset
Cara berfikir growth mindset berasal dari kemampuan dasar seseorang atau kebiasaan yang dikembangkan. Jika dilakukan secara terus menerus, hal ini menajdi sebuah pertumbuhan positif luar biasa. Bagi kita, penting sekali untuk menerapkan mengembangkan growth mindset dalam diri. Mengingat banyak sekali manfaat dari growth mindset ini.


Ada hal menarik antara growth mindset dan fixed mindset. Orang yang fixed mindset adalah mereka yang ahli pada suat bidang dan merasa tidak kompeten dalam sebuah bidang. Sebaliknya, growth mindset memebuat seseorang menyukai tantangan. Alih-alih menganggap sebagai kesulitan, mereka ini percaya bahwa itu adalah tantangan.

Manfaat Growth Mindset


Ada beberapa manfaat growth mindset yaitu:

1. Menyadari kegagalan bukan ketidakmampuan


Manfaat growth mindset adalah kita tidak memandang sebelah mata atas diri kita sendiri. Jika bertemu dengan kegagalan, maka lihat lagi ke dalam, bukannya tidak mampu tapi mungkin ada penyebab lainnya.

2. Melihat masalah sebagai tantangan


Seperti di atas tadi, seorang dengan growth mindset akan melihat masalah sebagai sesuatu tantangan yang memacu dirinya sendiri.

3. Percaya Diri


Berikutnya, dengan growth mindset akan menaikkan rasa percaya diri dalam diri seseorang.

4. Semangat belajar untuk hidup


Ya. Belajar itu sepanjang hayat dan sepanjang nafas masih berdetak. Maka, jangan membatasi diri sendiri dengan usia yang hanyalah sebuah angka. Tanamkan dalam diri bahwa kita bisa, belajar dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik

5. Berkurangnya depresi dan kecemasan


Manfaat terakhir adalah, berkurangnya depresi dan kecemasan yang timbul dalam diri. Pasalnya, kita lebih menghargai dir sendiri dan minim mengeluh.


Cara Menerapkan Growth Mindset


Pertama, mengenal diri sendiri

 termasuk kelebihan dan kekurangannya. Sebelum menerapkan lebih jauh tentang growth mindset, maka kita harus mengenal diri sendiri lebih dahulu. Terima apa yang diberikan oleh Allah dengan sebagai bentuk kesyukuran.


Terima semua, termasuk kejelekan, kekurangan yang ada dalam diri kita. Memiliki sesuatu yang buruk bukan berarti tamat riwayat kita. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, jadi bersemangatlah!


Kedua, keluar dari zona nyaman


Saya tertarik dengan kata-kata ini, jangan keluar dari zona nyaman, tapi perluaslah zona nyaman. Mungkin sehari-hari kita hanya berkutat dengan orang tertentu saja. Kini, coba lihat kembali, apakah kita bisa memperlebar circle kita.


Ketiga, mengambil tantangan


Cara berikutnya adalah dengan mengambil tantangan. Terkadang, kita melihat tantangan sebagai sesuatu yang sepertinya di luar jangkauan kita. Padahal, tantangan membuat kita berkembang. Tantangan belum tentu dalam bentuk yang menyenangkan. Bisa jadi, ia adalah masalah sulit, tapi pada akhirnya bisa mengekskalasi kemampuan kita.


Aku jadi teringat pepatah seseorang. Berada di lingkungan yang tidak menyenangkan bisa menjadi sebuah privilege. Dengan lingkungan yang seperti itu akan membuat kita menjadi pribadi yang bertumbuh, belajar terus menerus atau continous learning.

Pembelajaran tidak berhenti pada satu titik.

                                                  growth-mindset

Learn, Unlearn, dan Relearn


Aku mendapatkan istilah ini dari sebuah buku tentang mindset, yang ditulis oleh Andreas Harefa, berjudul Mindset Therapy. Menurut beliau, istilah learn ini lebih cocok kepada pembelajaran anak-anak yang hanya belajar, mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Proses pembelajaran ini pada akhirnya akan membentuk pola pikir, mengasah kemampuan, dan pada akhirnya memberi nilai yang akan dibawa sampai dewasa.


Sebaliknya, unlearn dan relearn lebih cocok pada pembelajaran orang dewasa. Proses pembelajaran orang dewasa tidak bisa dengan sebatas mengumpulkan informasi saja. Dalam proses bertumbuhnya, orang dewasa akan mengumpulkan banyak informasi. Jika tidak ada proses unlearn, maka informasi ini akan bertumpuk dan saling bertabrakan. Maka, proses unlearn harus dilakukan.

Unlearn artinya adalah membuang, menghilangkan, kebiasaan atau informasi hasil belajar yang sudah tidak cocok dengan nilai-nilai kehidupan, kebiasaan buruk yang bisa ditinggalkan menuju pribadi yang lebih baik. Proses unlearn terhubung dengan proses relearn. Setelah membuang informasi dan kebiasaan yang tidak penting, berikutnya adalah belajar kembali atau relearn.

Proses pembelajaran orang dewasa dengan relearn memang harus dilakukan dengan menurunkan egonya. Terkadang, orang dewasa merasa memiliki banyak informasi sehingga sombong dan tidak mau belajar lagi. Padahal, hal ini membuat kita tidak berkembang. Kita akan berkutat pada fixed mindset yang berseberangan dengan growth mindset.

                                                     growth-mindset

Belajar Terus Menerus, belajar sepanjang hayat mencapai growth mindset


Yap. Tugas kita di dunia ini adalah terus belajar ya Junkeisea-ers. Berapapun umur kita saat ini, masih tegolong usia pembelajar, usia dewasa ataukan lansia, jangan lupa menerapkan selalu bahwa belajar sepanjang hayat. Belajar tidak mengenal usia dan waktu. Semoga, ke depannya kita terus bisa menjadi pribadi growth mindset, sehingga tercapai semua tujuan dan kebijaksaan.


1 comment

  1. konsep learn, unlearn, dan relearn bener-bener perlu diterapkan ya kak ternyata..

    ReplyDelete